Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2015

Bukan Lilium Albanikum

Gambar
Aku bukanlah bunga Lilium Albanikum yang akan mengeliat manis setiap kali tertiup angin.  Semua Guyonan yang kerap ku lontarkan, apakah secara langsung atau sekadar curhatan di blog pribadi, itu tidak lebih dari sekadar pengobat kesepian yang menyesakkan.  Mengertilah! Pun waktu takkan pernah menua. Jika memang kau adalah takdirku, maka waktu itu akan menyatukan kita dengan sendirinya. Percayalah!  Aku padamu memang tidak seperti Isabella Swinn yang memilih mati dari pada berpisah dengan kekasihnya Edward Cullen.  Aku hanyalah wanita biasa yang belum menemukan siapa dikau pastinya. Aku tak lebih dari Si penunggu, yang menunggu takdir untuk datang menghampirinya.  Jadi yakinlah, apa yang ku perbuat sekarang tak lebih dari pengisi kekosongan semata. Tanpa ada maksud untuk menghianatimu.

Saengil Chuka Hamnida, Brother

Gambar
Untuk kamu- Pangeran 12 April-ku. Caraku menyayangimu, jangan pernah kau tanyakan seperti apa. Tidak seperti adik yang selalu menyayangi kakaknya, tidak seperti seorang sahabat yang selalu ada untuk sahabatnya, apalagi seperti seorang kekasih yang sangat menyayangi pasangannya.  Caraku menyayangi hanya sederhana, bahkan sangat sederhana.

Wanita dan Anting (About Woman)

Gambar
  Anting? :) Wanita (baca:aku) sudah tidak memakai anting sejak kelas dua esem’a dulu. Mulanya aku masih memakai anting walau terkadang hanya sebelah. Namun sejak mengikuti salah satu kelas ekstra kurikuler bela diri di sekolah, aku memutuskan tidak memasang anting lagi di telinga mungilku ini.  

Putri FIP 2015

Gambar
 Putri FIP 2015 :) Aku tidak tahu asal muasal kata-kata keramat ini mulai terucap. Yang pasti, kalimat yang bermakna pengakuan dan penobatan atas sesuatu prestasi atau setidaknya sesuatu yang dapat dibanggakan itu, kini telah melekat di ingatanku. Tidak, lebih tepatnya di diriku. Yah, aku adalah Putri FIP 2015. Aku menobatkan diriku sendiri untuk itu. Hehe..

Kempes Motivasi

Gambar
Untuk gue yang mulai mengeluh Membaca, malas. Belajar gak nafsu. Menulis, apa lagi. Dengerin musik, bosan. Akhirnya, buka laptop untuk nonton. Namun, ujung-ujungnya berakhir dengan tepar, alias tidur.

Kau, Si Pemendam Rasa

Gambar
Menurutmu, diam-diam itu berbeda.  Ada getar berbeda yang kadang membuat dadamu berdebar indah, namun kadang menyesakkan. Katamu.