Lorong Waktu #2
Jakarta, 5 Mei 2020 Cahaya kuning keemasan masih membayang di langit Jakarta. Masih terlalu pagi, namun Bandara Soekarta-Harta sudah sesak oleh hiruk pikuk orang-orang yang akan pergi dan kembali dari penerbangan. Mata tajam Bara menatap dingin ke sekeliling bandara. Sedingin pagi itu. Bara lebih merapatkan Jaket ke tubuhnya. Ini pertama kalinya ia kembali menginjakkan kaki di kota ini, sejak dua tahun tinggal di Tokyo. Akbara kembali. Untuk dia. Gadisnya. Sahabat hatinya. ***