Jatuh Cinta
Masih semilir angin yang sama. Aroma asin air laut yang tak beda. Masih yang dulu. Hanya, kini ada kau di antara biru, hijau, putih, dan bening itu. Di antara kuasaNya, ciptaNya, dan cintaNya. Aku kembali, di tempat yang dulu aku berjanji akan ke sini lagi. Sebab, benar-benar aku telah jatuh cinta pandangan pertama. Pada lembutnya belaian, hangatnya senyuman, dan indahnya tarian itu. Cintaku yang entah bersambut atau tidak, pada ciptaNya. Tapi yang pasti, aku benar-benar jatuh cinta. Angin, mentari, langit, dan laut. Sungguh, aku telah jatuh cinta.