Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2017

DIA(H)

Gambar
Rasa dalam Segelas Susu  Kau benar-benar menjejali pikiranku dengan cerita antah-barantahmu.  Hebatnya lagi, kau bisa meyakinkanku dengan menyelipkan kisah pengalamanmu tentang cerita-cerita tak masuk akal. Kau juga sering bernostalgia di depanku bagaimana kau hidup pada masa kanak-kanakmu.  Kalau sudah bercerita aneh-aneh seperi itu, maka aku akan mulai meragukan ceritamu, dan lebih suka menganggapmu gila karena kebanyakan berkhayal.  Dan dengan sedikit tersenyum saja, maka kau langsung sadar bahwa aku tengah menyangsikan ceritamu. Kau pun akan menimpalinya dengan tawa yang diam-diam aku tak pernah bosan menikmatinya. Dan kau akan berujar "kau selalu tak percaya ceritaku, tapi kau tetap menyimpannya. Serius, aku tidak bohong," ucapmu meyakinkan. Aku pun langsung mengiyakanmu dengan anggukkan dan senyuman yang... ya, masih dipenuhi sangsi. Namun, ketika lain hari kau bercerita lagi tentang kisah-kisah anehmu. Aku lagi-lagi menikmati ce...

Kita Bukan A, B, C

Apa yang kau harapkan, hendak aku ucapkan Tentang rasa, tentang kita Dia perempuan, aku juga perempuan Dan tak semua perempuan Akan bertekuk lutut pada cinta Jikalah kisah ini seperti cerita A, B, C yang pernah aku dongengkan Maka aku akan memilih jalan yang (tak) sama Padamu pernah aku jelaskan Cinta, bukan segala-galanya Lalu, untuk apa-apa yang telah kita lewati Tak ada yang harus diakhiri Sebab kita, tak pernah benar-benar memulai Bukan? Padamu, tak usah tanyakan seperti apa rasaku Cukup katakan saja, Hal apa yang dapat membuatmu bahagia! ______________________________ Padang,  saat kau terlelap di depanku