Saengil Chuka Hamnida, Brother
Untuk kamu- Pangeran 12 April-ku.
Caraku
menyayangimu, jangan pernah kau tanyakan seperti apa. Tidak seperti adik yang selalu
menyayangi kakaknya, tidak seperti seorang sahabat yang selalu ada untuk
sahabatnya, apalagi seperti seorang kekasih yang sangat menyayangi pasangannya.
Caraku menyayangi hanya sederhana, bahkan sangat sederhana.
Aku
menyayangimu hanya lewat cara yang tidak bisa digambarkan dengan kata-kata.
Sikap yang tidak bisa diterjemahkan, bahkan dengan menggunakan mesin penerjemah
sekali pun, lebay. Hehe..
Aku
menyayangimu dengan tidak selalu ada untukmu, tidak mengabulkan sesuatu yang
kau inginkan, atau bahkan mengatakan tidak bisa saat kau butuh. Itulah caraku.
Cara yang sedikit aneh bukan? Atau tepatnya menyakitkan. Heh...
Bisa
menyayangi sosok sepertimu adalah suatu keberuntungan bagiku. Setidaknya, bisa
mengenalmu, berteman denganmu, atau bahkan menjadi bagian dari hidupmu, telah
memberikan arti tersendiri buatku.
Ada sesuatu yang baru, tempat yang belum
pernah dihuni oleh siapa pun selama ini, telah menjadi milikmu. Telah kau
miliki. Sisi yang cukup sulit untuk aku berikan kepada siapa pun, kini kau
sedang memilikinya.
My brother. Chyee...
Menyayangimu,
hmm.. sebuah kata-kata yang lumayan berat. Tapi entahlah, karena memulainya
dengan sesuatu yang mudah, menjalaninya pun tidak terlalu sulit bagiku. Kenal
di kelas Mata Kuliah Umum, menjadi teman di media sosial, hingga menjadi kawan
curhat. Cukup mudah dan sederhana bukan?
Hmm..
untuk sebuah janji yang pernah aku dan kau lontarkan, jangan pernah kau ingkari
itu.
Jangan pernah kita ingkari.
Tentang musim dingin, atau tepatnya musim
salju.
Tiket gratis, dan tunggu aku di bandara. Serta jangan lupa kabari aku
saat kau akan memiliki seseorang yang akan kau puja selamanya nanti. Heheh..
jangan lupakan itu.
So,
setiap hari bahagiamu datang, aku akan menjadi orang terakhir yang akan
mengucapkan kata-kata itu. Sebuah mantra, dengan pengucapan yang tak jauh
berbeda dari semua orang yang mengcapkan itu padamu. Katanya dapat memberikan
kebahagiaan kepada hari spesial setiap orang yang sedang melewatinya. Benarkah
demikian? Hmm..??
Ya, Udah deehh.. Saengil Chuka
Hamnida My Brother
Selamat
menjalankan kehidupan yang lebih baik dari sebelumnya, selamat bahagia dengan
setiap pilihannya. Semoga bisa memberikan semua yang terbaik untuk orang-orang
yang kau sayangi dan menyayangimu. Semoga Allah memberkahi setiap langkahmu dan
sisa umurnmu barokah. Aamiin.. Oh ya, jangan lupa ITB, jangan berhenti berusaha
untuk pergi ke Jepang.. hm... Mobil untuk aku, hasil tanganmu sendiri yaa..
hehe :p
Aku
Sayang Kamu.. ahahhaha..
Shinju (April 2015) Late post.

Komentar
Posting Komentar