Kau, Aku, dan Lelaki
google
Selain
perjalanan panjang, aku masih memiliki seribu waktu untuk mendengar ceritamu. Barangkali juga
kau, yang kadang berkata muak terhadap ocehanku. Begitu juga malam ini, kita
kembali berada pada pendaran waktu dengan masa yang tak berbeda.
“Qlue
yang kau ucapkan terlalu berat, Ran...” ujarku sambil tiduran di sebelahmu.
“Ya,
itu yang gue rasa. Terserah, elo mau berpendapat apa,” kau berucap tanpa
menoleh kepadaku. Laptop di depanmu
sepertinya memang lebih menggoda dibanding tema yang kau lempar secara
sembarang malam ini.
“Kenapa
kau berpikir seperti itu?”
“Hmm...
sebab, memang tak ada lagi lelaki yang bisa gue percaya, kecuali nabi, rasul,
dan kakek gue,” jawabmu enteng.
“Kau
begitu meyakini pikiranmu itukah? Aku tak percaya, Ran.”
“Mengapa?” ucapmu
seakan tidak terima dengan komentarku.
“Aku
tak percaya saja. Buktikan satu atau dua minggu lagi. Qlue kau tadi tidak akan
pernah berwujud kenyataan,” ujarku setengah menyindirmu.
“Terserah elo, Bar. Bukankan
Elo yang selalu bilang semua orang bebas berpendapat.”
“Kapan aku bilang begitu?”
aku benar-benar tak ingat pernah mengucapkan itu.
“Malam itu. Lo bilang
semua orang bebas untuk menyukai, semua orang bebas berpendapat.”
“Hah, kau menyimpannya,”
aku tertawa.
“Apa?”
“Sudahlah.”
Diam...
Masih diam...
Tetap diam...
Aku tau ini membosankan
bagimu.
“Jadi, mengapa kau sukar
mempercayai lelaki?” tanyaku lagi.
“Gak tau,” jawabmu datar.
“Bagaimana dengan aku?”
“Apanya”
“Bagaimana kalau lelaki itu adalah aku.”
“Bagaimana kalau lelaki itu adalah aku.”
“Apa bedanya?”
“Maksudmu?”
“Bar, kau lelaki?”
“Haa?”
Ahahaha....
Malam
masih panjang. Aku tidak tau. Apakah kau atau aku yang lebih dulu bergelung dan
menyelinap ke dalam mimpi.
Semoga kau berjumpa lelaki yang bisa
kau percaya, setidaknya dalam mimpimu malam ini. Selamat menunggu pagi Kirana.
Padang, 2016

silahkan rasakan seminggu atau lebih. ku tunggu cerita polesannya, karena ini begitu kasar bagiku. malam angin kipas memudar. sudahlah bar, istrimu menunggu
BalasHapusHoo... ;)
Hapusheyy... what do you mean, kak??
BalasHapusGak ada, lagi pengen bikin tulisan aje oktri..
Hapus