Aku yang Masih Mencari...
Setiap
orang memiliki pilihan dalam hidupnya.
Apakah
dia sadar terhadap pilihan tersebut, atau bahkan buta sama sekali.
Yang jelas, mereka pasti memilih.
Bicara
tentang pilihan, aku juga punya pilihan tersendiri dalam hidupku.
Where are you go? - Make your choice!
Dulu,
saat aku masih tahun pertama di perkuliahan, dosen mata kuliah agama pernah
bertanya saat sesi tanya jawab secara pribadi di kelas.
“Kenapa
saudara beragama Islam?” tanya Si dosen. Aku hanya diam, belum tergerak untuk
menjawab.
“Apakah
karena terlahir di keluarga Islam?” sambung Si dosen seakan tak terima dengan
jawaban beku ku.
Sejenak,
aku berpikir. Ada benarnya apa yang dosenku katakan.
Ia,
aku menganut Islam karena orang tua dan berada di lingkungan yang beragama
Islam. Tapi...
“Tapi...”
kata-kata itu nyaris keluar dari mulutku.
“Tapi
apa?” dosen tersebut tak sabar ingin tahu.
“Tapi
itu hanya sebagian dari alasanku bu. Semenjak berada di kelas tiga SMA, aku
beragama Islam karena aku membutuhkannya, karena dengan Islam aku bisa
menemukan tujuan hidupku, aku tenang.” Aku menjawab tanpa terbata lagi.
Si
dosen angguk-angguk.
“Aku pernah tidak khusuk shalat selama kurang
lebih tiga bulan, sebab masih ragu dengan apa yang akan aku lakukan. Tiba-tiba
aku ingin berkerudung. Setahuku, itu adalah salah satu kewajiban seorang wanita
muslim, selain shalat yang lebih dulu aku lakukan (sebab orang tuaku juga
shalat).
Ya, akhirnya aku memutuskan untuk berkerudung. Tapi yang terjadi
justru sangat pelik. Entah kerudung itu yang tak betah berada di kepala ku,
atau justru aku yang tak betah menggunakan kerudung. Wal hasil, aku bongkar
pasang kerudung itu dari kepala ku." hingga aku menjawab pertanyaa Ibu,”
sambungku dalam hati. Aku tau dosen itu tidak akan pernah mendengarnya.
Aku
beranjak, meninggalkan Si dosen. Sebab, jatah tanya-jawab ku sudah selesai.
Lalu,
bagaimana dengan jawaban yang sempat diangguk-anggukkan oleh Si dosen barusan.
Aku
berpikir lagi.
Kata-kata
itu seakan menjadi gaungan yang telah aku lengkingkan ke udara dan harus aku
pertanggungjawabkan hingga sekarang.
Saat
aku mengatakan aku membutuhkan. Saat aku mengucapkan, sebab Islam membuatku
tenang.
Jika
kamu membutuhkan, maka kamu harus mencarinya. Jika kamu ingin merasa tenang,
maka kamu harus mendatangkan dan menemui ketenanagn itu untuk datang menghampirimu.
Dan aku melakukannya.
Ya,
sekarang aku sadar. Aku memang mebutuhkan Islam, aku membutuhkan Rabb-ku
sebagai pelindung dan tempatku berkeluh kesah.
Semoga
tak ada lagi keraguan dalam balutan jilbab ini (tak lagi kerudung). Semoga
tetap istiqamah dalam setiap pencarianku... InsyaAllah.
Sebab
hidup dalam Islam adalah pilihanku. Meski sekarang masih banyak yang ingin aku
dapatkan dari Islam, aku masih mencarinya.
Dengan
pilihanku, aku belajar.

Semoga lekas bertemu kak..
BalasHapusKeep istiqamah siik ��
BalasHapus